Sabtu, 15 Februari 2014
Maag
Penyakit Maag atau gastritis merupakan penyakit yang terjadi pada gangguan lambung. Tingkatnya asam lambung dalam waktu yang lama akan beresiko Penyebab Penyakit Maag terjadi pada radang lambung atau tukak lambung sehingga penderita akan mengalami rasa sakit pada lambung dan hulu hati yang biasanya disertai rasa mulas dan perih.
Nyeri dan Perih datangnya tiba-tiba dan langsung spontan hilang. Batu empedu atau batu ginjal yang menyebabkan penyakit tersebut berhenti tiba-tiba.
Sakit maag ini sering ditemukan di masyarakat, hal ini terjadi karena cendrungnya salah mengatur waktu dan pola makan yang benar.
Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Maag
Adapun Penyebab dari Penyakit Maag adalah sebagai berikut:
Makanan Goreng
Sebagian besar makanan yang mengandung minyak sangat tinggi sekali lemak yang terkandung. Untuk itu, penyakit maag bisa saja muncul bagi seseorang yang sering mengkosumsi gorengan.
Makan Tidak Teratur
Jika anda selama ini makan selalu siang dan tanpa sarapan, atau juga sering makan 1 kali sehari atau menunggu waktunya lapar dapat menyebabkan penyakit ini datang.
Kafein
Kafein seperti kita ketahui bisa menenangkan, tapi jika terlalu sering mengkosumsi tanpa makan nasi, maka perut biasanya akan berbunyi seperti kelaparan.
Selain dari makanan di atas, ada beberapa lagi salah satunya penyebab maag.
Stres
Kelelehan
Kurang tidur
Merokok
Penyakit maag bisa datang pada saat penderita tidak tepat waktu makan. Beberapa obat maag banyak bisa anda jadikan pereda maag, tapi inti dari obat ini adalah untuk menetralisir asam lambung sehingga tidak terjadi penumpukan asam lambung pada dinding lambung.
Obat yang bisa jadi Cara Mengatasi Penyakit Maag adalah sebagai berikut:
Simetidin
Antasida
Proton pump inhibitor
Pankreatin
Ranitidin
Cytoprotective Agent
Jika anda tidak punya uang terlalu berlebihan dan masih ingin menggunakan obat alami. Silakan baca berikut ini caranya.
Cara Pertama
Siapkan 2 jari tangan kunyit lalu cuci dengan bersih
Kunyit diparut dan ditambah air matang
Diperas menggunakan kain bersih
Hasil perasan didiamkan dan ambil air beningya, atau juga bisa anda minum langsung.
Minumlah 2 kali sehari yaitu pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur.
Cara Kedua
Ambil 8 lembar daun jabu biji yang masih segar
Lalu rebus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian saring ambil airnya.
Dimiun 3 kali sehari, yaitu pagi, siang, dan sore hari.
Cara Ketiga
Siapkan kunyit 2 jari telunjuk atau sesuai dengan kebutuhan yang akan anda minum
Lalu diparut kunyit tersebut.
Direbus dengan air 2 gelas hingga tersisa 1 gelas atau sesuaikan dengan kebutuhan dengan perbandingan 2:1
Lalu disaring dan dinginkan air kunyit yang sudah di rebus tadi.
Minum 2 kali sehari yaitu pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur.
Tapi, jika anda punya madu. Sebaiknya tambah madu untuk tambah hasil yang lebih baik.
Bila obat di atas tidak berefek pada Penyakit Maag anda, silakan anda kunjungi dokter untuk mengetahui masalah maag anda lebih jelansya, Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Maag sudah kami bahas di atas, dan perlu diketahui bahwa maag tidak bisa sembuh total. Jadi, hindarilah masalah-masalah yang bisa menyebabkan penyakit mag datang.
Sumber: http://kesehatan96.blogspot.com/2013/04/penyebab-dan-cara-mengatasi-penyakit.html#ixzz2tOXkvMNO
Sifat Asam, Basa dan Garam
Sifat Asam, Basa dan Garam
1. Asam
Buah-buahan yang masih muda pada umumnya berasa masam. Sebenarnya rasa masam dalam buah-buahan tersebut disebabkan karena zat kimia yang terkandung di dalamnya yang biasa disebut asam. Secara kimia, asam adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidrogen (H+). Asam akan terionisasi menjadi ion hidrogen dan ion sisa asam yang bermuatan negatif. Beberapa asam yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti ditunjukkan dalam tabel 2.1 berikut ini.
Tabel 2.1 Beberapa asam yang dikenal
No. Nama asam Terdapat dalam
1. Asam asetat Larutan cuka
2. Asam askorbat Jeruk, tomat, sayuran
3. Asam sitrat Jeruk
4. Asan karbonat Larutan pencuci mata
5. Asan karbonat Minuman berkarbonasi
6. Asam klorida Asam lambung, obat tetes mata
7. Asam nitrat Pupuk, peledak ( TNT )
8. Asam fosfat Deterjen, pupuk
9. Asam sulfat Baterai mobil, pupuk
10. Asam tatrat Anggur
11. Asam malat Apel
12. Asam formiat Sengatan lebah
13. Asam laktat Keju
14. Asam benzoat Bahan pengawet makanan
2. Basa
Basa adalah zat yang dalam air dapat menghasilkan ion hidroksida (OH–). Ion hidroksida terbentuk karena senyawa hidroksida dapat mengikat satu elektron pada saat dimasukkan ke dalam air. Basa dapat menetralisir asam (H+) sehingga dihasilkan air (H2O). Sabun merupakan salah satu zat yang bersifat basa. Perhatikan tabel 2.2 berikut ini!
Tabel 2.2 Beberapa basa yang dikenal
No. Nama basa Terdapat dalam
1 Aluminium hidroksida Deodoran, antasid
2 Kalsium hidroksida Mortar dan plester
3 Magnesium hidroksida Obat urus-urus, antasid
4 Natrium hidroksida Bahan sabun
Sifat asam berbeda dengan sifat basa suatu zat. Perbedaan sifat asam dan basa dapat kamu lihat pada tabel 2.3 berikut ini.
Tabel 2.3 Perbedaan sifat asam dan sifat basa
No. Asam Basa
1 Senyawa asam bersifat korosif. Senyawa Basa bersifat merusak kulit (kaustik )
2 Sebagian besar reaksi dengan logam menghasilkan H2 Senyawa asam memiliki rasa asam. Terasa licin di tangan, seperti sabun.
3 Dapat mengubah warna zat yang dimiliki oleh Senyawa Basa terasa pahit.
4 zat lain (dapat dijadikan indikator asam atau basa). Dapat mengubah warna zat lain. (warna yang dihasilkan berbeda dengan asam).
5 Menghasilkan ion H+ dalam air. Menghasilkan ion OH- dalam air.
3. Garam
Garam adalah senyawa yang terbentuk dari reaksi asam dan basa. Terdapat beberapa contoh garam, antara lain: NaCl, CaCl2, ZnSO4, NaNO2, dan lain-lain. Dalam kehidupan sehari–hari tentu kamu tidak asing dengan garam. Contoh garam adalah garam dapur (NaCl) yang biasa digunakan untuk keperluan memasak. Tahukah kamu dari mana garam dapur tersebut diperoleh? Garam dapur dapat diperoleh dari air laut. Petani garam membuatnya dengan cara penguapan dan kristalisasi. Garam yang diperoleh kemudian diproses iodisasi (garam kalium, KI) sehingga diperoleh garam beriodium. Garam dapur juga dapat diperoleh dengan cara mencampur zat asam dan basa. Mengapa demikian? Asam bereaksi dengan basa membentuk zat netral dan tidak bersifat asam maupun basa. Reaksi antara asam dan basa dinamakan reaksi netralisasi. Sebagai contoh asam klorida bereaksi dengan natrium hidroksida (soda api) akan membentuk garam dapur dan air. Jika dengan menggunakan proses penguapan, maka air akan menguap dan tersisa endapan garam dapur saja.
HCl + NaOH → NaCl + H2O
Asam Basa Garam dapur Air
Reaksi kimia yang dapat menghasilkan garam, antara lain:
• Asam + basa menghasilkan garam + air
• Basa + oksida asam menghasilkan garam + air
• Asam + oksida basa menghasilkan garam + air
• Oksida asam + oksida basa menghasilkan garam
• Logam + asam menghasilkan garam + H2
Reaksi penetralan berguna bagi manusia, antara lain produksi asam lambung (HCl) yang berlebihan dapat dinetralkan dengan menggunakan senyawa basa Mg(OH)2. Para petani menggunakan reaksi penetralan agar tanah yang terlalu asam dan tidak baik bagi tanaman dapat menjadi netral dengan menambahkan senyawa basa Ca(OH)2atau air kapur. Pasta gigi mengandung basa berfungsi untuk menetralkan mulut kita dari asam, yang dapat merusak gigi dan menimbulkan bau mulut.
Langganan:
Postingan (Atom)